Abstract

Sabun transparan merupakan salah satu produk farmasi berinovasi yang menjadikan sabun lebih menarik. Sabun mandi transparan juga merupakan sediaan emulsi yang dapat difungsikan sebagai pengantar obat yang baik. Umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung betasianin dan vitamin C yang mampu berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan mampu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan kulit. Sodium Lauril Sulfat (SLS) merupakan salah satu ssurfaktan yang dapat berfungsi untuk meningkatkan stabilitas busa pada sediaan sabun transparan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi sabun mandi transparan ekstrak etanol umbi bit (Beta vulgaris L.) yang memenuhi syarat karakteristik sabun mandi serta mengetahui  pengaruh variasi konsentrasi SLS sebagai surfaktan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Ekstrak umbi bit (Beta vulgaris L.) diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 95%. Hasil rendemen ekstrak etanol umbi bit (Beta vulgaris L.) yang didapatkan sebesar 9,5%. Sabun mandi padat dibuat menjadi 4 formula dengan konsentrasi ekstrak umbi bit dan SLS, yaitu Formula I (0% dan 0%), Formula II (1,5% dan 1%), Formula III (1,5% dan 1,5%), dan Formula IV (1,5% dan 2%). Pengujian sifat fisik sabun yang dilakukan meliputi uji organoleptis, nilai pH, uji stabilitas busa, uji kadar air dan uji asam lemak bebas. Hasil uji menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi SLS berpengaruh terhadap sabun transparan ekstrak etanol umbi bit dalam hal kadar air, stabilitas busa dan lemak bebas. Formula IV merupakan formula terbaik dlihat dari stabilita busa dan kadar air yang dihasilkan.