Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh zeolit alam teraktivasi asam sulfat 0,2 N sebagai modifier dalam elektroda pasta karbon (CPE) terhadap arus puncak pengukuran logam Zn(II) menggunakan metode voltametri pelucutan anodik. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan pengukuran menggunakan CPE tanpa termodifikasi. Diperoleh respon berupa arus puncak pengukuran yang lebih tinggi pada CPE termodifikasi zeolit alam teraktivasi asam sulfat. Arus puncak yang dihasilkan pada CPE dengan variasi komposisi modifier berturut-turut 0, 5, 10, dan 15% dari berat grafit adalah sebesar 97,0887; 13,4385; 174,4760; dan 130,1420 µA, sehingga diperoleh kandungan modifier optimum adalah 5%. Selanjutnya dilakukan uji kondisi optimum yang meliputi waktu deposisi dan laju pindai terhadap analisis logam Zn(II). Hasil yang didapatkan adalah semakin bertambah waktu deposisi arus puncak yang dihasilkan semakin tinggi, sampai mencapai waktu deposisi optimum, dan waktu deposisi optimum untuk CPE dengan modifier 5% adalah 450 s, lebih cepat dibandingkan dengan CPE tanpa modifier, yaitu 540 s. Baik pengukuran menggunakan elektroda CPE tanpa termodifikasi maupun CPE dengan modifier 5% menghasilkan arus puncak yang semakin meningkat dengan bertambahnya laju pindai, sampai pada laju pindai optimum pada 10 mV/s.